Wednesday, May 1, 2013

Renungan Pagi

Foward dari Ustadz Felix Siauw

aku menemani istriku seolah-olah itu perjumpaan terakhir | dan meninggalkan anakku seolah-olah takkan bertemu lagi

aku takut melampiaskan amarah pada anak-anak | karena aku khawatir itu yang terakhir mereka ingat

aku benci pergi dari istriku dalam keadaan marah | karena bisa jadi itu yang terakhir yang dia kenang

aku menulis agar anak-anakku mengenal persis siapa ayahnya | bukan dari lisan orang lain tapi dari tulisan ayahnya

aku meninggalkan istriku karena aku tahu persis | bahwa yang dia dan aku cari tiada ada di rumah

di medan perang ada nikmat yang tak disediakan ranjang | di medan dakwah ada bahagia yang tak didapat di rumah

mencintaimu itu anugerah | membencimu itu musibah


Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

No comments:

Post a Comment